TAKE ACTION! MAKE THE MIRACLE HAPPEN!
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Wirausaha. Tampilkan semua postingan

Selasa, 25 Maret 2014

Ingin Bisnis Warnet? Ini Tips dan Triknya


Memulai usaha  warnet (warung internet) perlu keberanian, pengetahuan dan paling penting adalah informasi. Hal ni dkarenakan bisnis warnet adalah usaha jasa yang mengikuti informasi teknologi informasi yang semakin berkembang. Namun bila Anda ingin memulai bisnis warnet, Anda tak perlu khawatir karena internet sudah menjadi salah satu kebutuhan yang pokok bagi sebagian besar masyarakat.

Pengusaha warnet pemula biasanya acap mengalami kendala untuk memulai bisnis ini, dikarenakan keterbatasan pengetahuan akan teknologi komputer, keterbatasan pengetahuannya akan jaringan sampai ke waktu yang cukup padat hingga tidak sempat untuk memulainya. Berikut, tips dan trik tentang bagaimana dan darimana sebaiknya kita memulai bisnis.

Situasi pertama yang harus kita perhatikan seksama adalah:

1. Pasar
Pastikan Anda menemukan satu tempat atau lokasi yang di kawasan itu memang masih jarang warnet dan kebutuhan akan internet memang cukup tinggi, misalkan lokasi yang di sekitarnya terdapat perkantoran, sekolah, kampus dll.

2. Daya listrik  
Kebutuhan daya listrik untuk bisnis ini tergolong membutuhkan daya listrik tinggi, minimal sekitar 2.500 watt (8-10 komputer). Carilah informasi ke PLN, tentang prosedur dan harga untuk penambahan daya. Jika poin ini sudah terpenuhi, silahkan lanjutkan ke langkah berikutnya.

3. Pemilihan warnet jenis game atau non-game
Pilihan ini yang menuntut kita untuk terjun langsung ke lapangan, dengan mencari informasi tentang jenis warnet apa yang sekiranya tepat untuk dibuka. Banyak kejadian di mana kita terlalu gegabah memutuskan untuk membuka warnet jenis games di daerah pemukiman padat, memang animo peminat cukup tinggi, namun dengan itulah biasanya kita terbentur masalah baru, seperti larangan orangtua kepada anak-anaknya, masyarakat yang menegur kita, ataupun kesulitan untuk membuka warnet 24 jam dikarenakan lokasi yang berada di daerah pemukiman.

Agar terhindar dari masalah diatas maka lokasi seperti : ruko, kios, lokasi pinggiran jalan raya adalah lokasi yang tepat.

Berbeda dengan warnet jenis non-games, pilihan ini lebih luwes dan fleksible. Karena tujuan kita membangun warnet tersebut memang untuk menyediakan fasilitas layanan internet di sekitar kita, seperti untuk penunjang para pelajar, bukan tempat yang hanya digunakan untuk bermain game saja. Tentu ini lebih banyak kandungan nilai positifnya. Banyak warnet jenis non-games yang bisa menjadi besar dan ramai. Adalah service dari warnet itu sendiri yang menunjang, pelayanan yang baik dan yang pasti adalah kecepatan koneksi, kenyamanan ruangan dan masih banyak lagi. Jadi untuk warnet jenis non-games ini kita bisa lebih mudah untuk penentuan lokasinya.

Untuk menunjang hal-hal diatas, kita memerlukan satu paket warnet yang bermutu dan berkualitas, seperti:

1. Komputer
Komputer yang akan kita pilih untuk setiap pelanggan haruslah memenuhi persyaratan yang baik, bukannya asal komputer yang penting murah. Komputer yang baik adalah komputer yang mampu menjalankan aplikasi-aplikasi baru saat ini ini. Komputer yang baik adalah komputer yang fisik dari hardware itu sendiri masih bisa bertahan minimal 4 tahun ke depan.

2. Bilik

Adakalanya kita membutuhkan privasi kita dihormati. Sama halnya dengan warnet, berilah kenyamanan privasi kepada setiap konsumen Anda. Berilah ruang yang sekiranya mereka bisa nyaman bermain, hingga akhirnya betah berlama-lama. Namun satu hal perlu diperhatikan, hindari pembuatan bilik yang 70% tertutup, hal ini untuk menghindari penyalahgunaan tempat.

3. Pelayanan

Pelayanan yang baik adalah warnet yang lengkap fasilitasnya. Warnet yang bisa menyediakan minuman dingin, snack, toilet bahkan mushola. Warnet yang menyediakan jasa seperti printer, scanner, cetak photo dan masih banyak lagi. Salah satu faktor yang harus diperhatikan adalah operator warnet, cari operator yang berpengalaman atau paling tidak memiliki pengetahuan tentang komputer dan sudah terbiasa menggunakan komputer. Hal ini akan mempermudah dalam perawatan dan penanganan jika suatu saat terjadi masalah pada warnet Anda.

Rabu, 26 Februari 2014

5 Jenis Usaha Bagi yang Modalnya Tipis

Beberapa wirausahawan sukses mengungkapkan kunci menjadi seorang pengusaha adalah kemauan dan tidak kenal menyerah. Namun rupanya kata-kata itu kurang tanpa adanya ide cemerlang dan ketersediaan biaya yang mencukupi.
Membangun sebuah usaha pada dasarnya harus punya modal yang cukup. Namun sayangnya tidak semua calon wirausahawan mempunyai dana yang cukup ketika ingin membangun sebuah usaha, meskipun itu hanya usaha kecil.
Lalu apa yang bisa dilakukan dengan modal tipis namun punya tempat untuk membuka usaha? Mungkin 5 jenis usaha ini yang cocok untuk Anda seperti dikutip detikFinance dari berbagai sumber, Kamis (20/02/2014).

Bisnis Kuliner
Bisnis kuliner adalah bisnis yang bergelut di bidang makanan dan minuman adalah jenis usaha yang paling banyak dilakukan dengan modal yang tidak terlalu besar. Dalam berbisnis kuliner yang dibutuhkan adalah keahlian Anda untuk memasak dan membuat sesuatu makanan/minuman yang baru.
Modalnya tidak terlalu banyak hanya dengan modal awal minimal Rp 5 juta Anda dapat membeli bahan baku dan mengolahnya menjadi makanan yang bernilai dan menghasilkan keuntungan.  Ada banyak sekali pilihan usaha kuliner, tergantung menu yang Anda sajikan, misalnya usaha keripik, ayam kentaki atau jenis gorengan bisa juga makanan ringan.
Anda juga jangan ragu untuk membuat minuman selingan yang bernilai tambah. Contoh sirup plus sari kelapa (nata de coco). Harga nata de coco ukuran sedang hanya Rp 7.000/pcs sedangkan sirup buah harganya per botol hanya Rp 15.000/pcs. Anda cukup menjual satu porsi minuman tersebut dengan harga Rp 7.000 maka keuntungan yang anda dapatkan cukup besar.
Sementara itu, Anda juga diminta kreatif menghias toko yang anda punya dengan hiasan sederhana yang inovatif atau bisa juga mengambil tema angkringan. Cara ini dilakukan untuk menarik pembeli.

Bisnis Pulsa
Bisnis pulsa adalah bisnis yang tidak memerlukan modal yang cukup besar. Yang dibutuhkan hanya handphone, deposit pulsa dan mungkin juga kios kecil atau tanpa kios juga bisa. Misalnya dengan asumsi modal Rp 5 juta, Anda bisa membagi modal tersebut menjadi dua yaitu Rp 2,5 juta untuk mendeposit pulsa sisanya Rp 2,5 juta bisa anda gunakan untuk membeli asesoris HP dan nomor cantik yang sering diburu para pembeli. Jangan ragu untuk menghias toko anda dengan ide kreatif, tidak harus mahal agar menarik pembeli.

Bisnis Laundry
Untuk memulai usaha jasa cuci ini yang diperlukan minimal sebuah mesin cuci, detergen, pewangi, dan setrika. Anda bisa menggunakan bagian rumah anda untuk menjalankan usaha ini. Bila Anda punya uang Rp 5 juta, Anda bisa membeli 2 mesin cuci dengan kapasitas 9,5 kg dengan harga Rp 1,8 juta/unitnya. Sisanya Anda bisa membeli setrika, pewangi dan deterjen.
Tarif rata-rata bisnis laundry di Jakarta adalah Rp 7.000-10.000/kg. Nah dengan bisnis ini, Anda dijamin bisa mendapatkan keuntungan. Yang paling penting diperhatikan dari bisnis ini tentu adalah kesehatan Anda.

Bisnis Pakaian
Untuk bisnis ini juga bisa dijalankan dengan modal Rp 5 juta. Anda tinggal membeli pakaian yang sudah jadi pada pusat produksi, kemudian menjual kembali lewat gerai yang Anda miliki.
Jenis fesyen yang sedang trend saat ini adalah jaket klub sepakbola. Nah untuk mendapatkan jaket klub sepakbola kualitas 1 (di bawah Ori) Anda bisa membeli lusinan. Anda bisa berburu dan memesan jaket tersebut di sebuah agen jaket di Pasar Tanah Abang, Jakarta Pusat dengan harga Rp 125.000/helai. Saat dijual nantinua, tidak salahnya Anda menjual satu jaket dengan harga Rp 150.000-200.000/helai. Bagaimana, ini jenis usaha yang menguntungkan bagi Anda.
Jangan lupa untuk menghias toko yang Anda punya dengan gambar-gambar klub sepakbola dan tokoh sepakbola seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi atau ikon sepakbola nasional seperti Bambang Pamungkas dan Evan Dimas.

Bisnis Jasa Pengetikan
Untuk memulai bisnis ini cukup sederhana. Dengan modal Rp 5 juta, Anda bisa membuka dengan membeli komputer bekas. Harga satu set komputer bekas saat ini hanya Rp 750.000 (untuk Pentium III) dan Anda bisa membeli itu di Pusat Toko Elektronik Harco Mangga Dua. Anda cukup membeli 4 set komputer.
Sisa dari uang yang masih Anda punya bisa dibuat untuk membeli mesin printer. Satu set printer plus scanner baru hanya Rp 800.000/unit. Anda juga bisa menambah membeli satu printer standar denggan harga Rp 500.000/unit

Rabu, 01 Januari 2014

Panduan Mendirikan Bisnis Kedai Kopi


Di era tahun 80-90an, kita akrab dengan sebuah istilah Warkop atau Warung Kopi yang merupakan tempat usaha dagang masyarakat kecil yang menyediakan kopi hangat yang biasanya dikelola secara sederhana dan tradisional.  Pisang goreng dan snack tradisional merupakan hidangan pelengkapnya. Kini, dengan kian ketatnya persaingan usaha di bidang kuliner dan minuman, banyak orang yang berlomba menggeluti usaha yang lebih spesifik sehingga mempunyai ciri khas tertentu dan dikerjakan secara lebih profesional, salah satunya usaha kedai kopi.

Kedai kopi merupakan sebuah tempat bagi orang-orang yang ingin menikmati aneka minuman kopi dengan konsep yang sedikit lebih modern dan profesional. Keprofesionalan tersebut dapat terlihat dari cara kerja dan proses pembuatan, cara penyajian, tempat dan suasana usahanya, serta menu kopi yang lebih beragam. Untuk memulai usaha kedai kopi ada dua jalan yang bisa anda pilih, yaitu membuka usaha secara mandiri dengan kreatifitas sendiri atau menjalin kerjasama lewat kemitraan waralaba (franchise). Di Indonesia, ada beberapa franchise minuman kopi, misalnya Camp, Coffee Toffee, Javapuccino, Starbucks Coffee, dan lain sebagainya. Jika anda enggan terikat dengan para franchisor dan ingin mandiri menentukan arah usaha anda, maka anda harus memulainya secara mandiri. Untuk membangun sebuah usaha kedai kopi ada beberapa hal yang perlu anda persiapkan, antara lain:

1. Lokasi dan Tempat Usaha
Lokasi yang sering menjadi pilihan favorit dalam usaha ini antara lain: kawasan terminal, depan kampus, di pusat kantor pemerintahan, di sebelah pasar, di pusat bisnis, dan lainnya. Beberapa orang yang tidak mempunyai lokasi yang tepat, mereka lebih memilih untuk menjalani usaha kedai kopi keliling dengan memanfaatkan sebuah mobil dan beberapa tenda. Untuk menjadikan usaha lebih terkesan unik dan berbeda dari kedai kopi yang lain, anda harus memilih tema-tema tertentu pada tempat usaha anda, misalnya classic, modern, santai, minimalis, dan sebagainya
.
2. Peralatan Usaha
Peralatan utama yang diperlukan antara lain mesin pembuat kopi (coffee machine) dengan harga 2 jutaan, 5 jutaan, 15 jutaan, dan sebagainya sesuai dengan kualitas dan kapasitasnya. Pilihlah sesuai dengan kebutuhan dan modal anda. Disiapkan juga berbagai bentuk cangkir dan mug, alat pemanas air, dan blender untuk es kopi. Di beberapa toko online, disediakan paket usaha kedai kopi dengan paket harga sekitar tujuh-sepuluh jutaan rupiah yang sudah termasuk mesin kopi, puluhan cangkir, dan berbagai bahan kopi.

3.  Varian Menu yang Kreatif
Tiap orang mempunyai selera yang berbeda-beda. Ada yang suka dengan kopi hitam, kopi coklat, esspreso, kopi luwak, kopi jenis arabica, es kopi dan lainnya. Semakin banyak varian kopi yang anda sediakan, maka semakin banyak jangkauan pelanggan anda. Espresso, Machiato, Caffe Latte, Cappuccino, Marachino, kopi tubruk, kopi instan, kopi moka, Melya (kopi dengan madu), ice cappuccino dan kopitem merupakan beberapa varian menu kopi. Tentu dengan menyediakan berbagai jenis kopi, modal yang dibutuhkan semakin besar. Selain racikan rasa yang pas, penyajian kopi ke pelanggan pun harus unik dan menarik, misalnya menggambar berbagai bentuk benda di atas foam (busa) kopi. Anda harus belajar sedikit menjadi seorang barista (pembuat kopi). Harga bahan kopi berbeda-beda, tergantung jenis kopinya, misalnya coffesso exotic sekitar Rp 600.000/pak atau 150 bungkus yang kemudian dijual ke pelanggan sekitar Rp 10.000/cangkir.

4. Menu Penunjang
Walaupun usaha anda mengkhususkan pada varian kopi sebagai menu andalan, bukan berarti anda tidak menyediakan menu lain. Menu lain tersebut merupakan penunjang untuk kedai kopi  anda. Misalnya teh, es krim, minuman soda, aneka kue, dan makanan ringan lainnya. Tujuannya adalah untuk menjaga kemungkinan para pelanggan yang datang bersama keluarganya atau temannya yang tidak suka dengan kopi. Jadi mereka tetap bisa menikmati kedai anda dengan menu yang lain. Sediakan juga penunjang lainnya, misalnya jaringan wifi atau koleksi buku dan majalah/koran untuk menemani para pelanggan saat menikmati sajian kopi. (bn/kerjausaha.com)

sumber : http://ht.ly/sbsoj